top of page

Apa Itu Biodiesel ?

Biodiesel adalah bahan bakar diesel, bersifat biodegredable, yang berasal dari minyak tanaman/lemak hewan. Kalau solar biasa dihasilkan dari bahan baku minyak bumi. Contoh minyak tanaman/lemak hewan yang biasa menjadi bahan baku biodiesel adalah minyak sawit, minyak jelantah, minyak jarak, dan lainnya. Mesin diesel yang dapat menggunakan biodiesel misalnya truk, mobil pick up, genset, alat berat, forklift, dan lainnya.

Fakta penting mengenai biodiesel, terkait clean energy, yaitu berdasarkan data Environmental Protection Agency (EPA), Renewable Fuel Standards Program Regulatory Impact Analysis, yang dikeluarkan pada Februari 2010, emisi yang dihasilkan biodiesel 86% lebih rendah dibandingkan emisi solar biasa.


Setiap konsumsi 1 L solar akan menghasilkan 2.7 kg emisi CO2, sedangkan jika menggunakan biodiesel 1 L hanya akan menghasilkan 0.4 kg emisi CO2 saja


Spesifikasi kualitas biodiesel harus sesuai dengan ASTM D6571, yang mencakup di antaranya :

- Bilangan setane

- Bilangan Asam

- Residu sulfat

- Residu Karbon

- Titik nyala

- Kandungan gliserin

- Kestabilan oksidasi

- Titik tuang

- Kandungan Air

- Kandungan Sulfur

- Viskositas


Untuk di Indonesia, standard kualitas Biodiesel terdapat pada SNI 7182:2012.


Pertanyaan berikutnya adalah, mengapa Indonesia harus menggunakan Biodiesel ? Jawabannya adalah karena biodiesel is the most obvious answer as most affordable and technology-proven fuel for climate-friendly transportation fuel challenge.


Penggunaan energi di Indonesia mayoritas ada 2 : untuk listrik dan untuk bahan bakar transportasi. Solusi untuk penggunaan energi kebutuhan listrik sudah jelas yang terbaik adalah Solar, Wind, dan Geothermal. Dan solusi untuk penggunaan energi bidang bahan bakar transportasi adalah Biodiesel.


Kelebihan utama biodiesel ada 3 :

1. Teknologi produksinya sudah proven, reaksi trans-estrifikasi merupakan reaksi kimia yang sudah sangat common, dan sangat efisien dari segi waktu proses dan yield yang dihasilkan.


2. Emisi CO2 biodiesel 86% lebih rendah dibandingkan solar biasa.


3. Penggunaan biodiesel cocok untuk mesin-mesin diesel di Indonesia. Penggunaan biodiesel tidak akan menganggu kerja mesin diesel yang ada, maupun tidak membutuhkan komponen tambahan untuk penggunaannya.


Dengan penjelasan di atas, sudah sangat jelas bahwa Biodiesel harus dikembangkan secara masif di Indonesia, sebagai solusi bahan bakar transportasi yang ramah lingkungan.

Archive
Search By Tags
bottom of page