Peraturan Pendukung Pengolahan Jelantah menjadi Biodiesel

Dalam pelaksanaan program pengolahan minyak jelantah menjadi biodiesel, dibutuhkan PERATURAN yang benar-benar mendukung program tersebut. Karena tanpa peraturan, masyarakat enggan atau sulit terikat untuk menerapkan program tersebut. di Indonesia sendiri, baru ada satu provinsi yang benar-benar mengesahkan peraturan terkait pengolahan minyak jelantah menjadi biodiesel. Provinsi tersebut adalah DKI Jakarta. Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta No. 167 Tahun 2016 yang baru disahkan bulan Agustus 2016 lalu secara spesifik mengatur mengenai Pengelolaan Limbah Minyak Goreng. Untuk mengetahui poin-poin yang ada pada peraturan tersebut, dapat mendownload di https://drive.google.com/file/d/0B88Ax

Perkembangan Pengolahan Minyak Jelantah di Indonesia

Setelah mengetahui bahwa minyak jelantah dapat diolah menjadi bahan bakar biodiesel, hal selanjutnya yang paling penting dilakukan adalah tahap implementasi. Perkembangan ilmu pengetahuan tidak akan berguna jika tidak diterapkan secara langsung. Di Indonesia, penerapan pengolahan minyak jelantah menjadi biodiesel baru dilakukan di beberapa tempat saja, sebagian besar dilakukan atas inisiatif NGO dan sebagian lagi pemerintah daerah. Setidaknya ada 3 kota yang terlihat secara aktif dalam mengolah jelantah yaitu Bali, Bogor, dan Balikpapan. 1. Bali Inisiatif pengolahan minyak jelantah menjadi biodiesel di Bali awalnya dilakukan oleh Yayasan Lengis Hijau, bentukan NGO Caritas asal Swiss. Yayasan

Featured Posts
Recent Posts
Archive
Search By Tags
Follow Us
  • Instagram Social Icon
  • Facebook Basic Square
  • Twitter Basic Square
LINKS
ABOUT

BELIJELANTAH OFFICE

Epicentrum Walk Lt.7

Jakarta Selatan - Indonesia

SOCIAL
  • Instagram - Black Circle
  • Black Twitter Icon
  • Black Facebook Icon